Ketua Liverpool Martin Broughton menilai pemilik klub melanggar janji mereka untuk memajulan klub dengan berusaha menjegal proses penjualan klub kepada New England Sports Ventures dan dengan begitu memaksa klub menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa.
Hicks-Gillet membeli Liverpool tiga tahun lalu dengan uang pinjaman sebesar 237 juta poundsterling dari Royal Bank of Scotland (RBS). Mereka tidak mampu melunasi itu dan memutuskan menjual klub.
Akuisisi Liverpool Tinggal Tunggu Pengadilan
Premier League memberikan izin kepada New England Sports Ventures (NESV) untuk mengakuisisi Liverpool dari Tom Hicks dan George Gillet. Dengan begitu, proses akuisisi hanya tinggal menunggu keputusan pengadilan.
"Premier League telah bertemu pemilik dan direktur New England Sports Ventures (NESV) terkait proposal akuisisi Liverpool dan mendapatkan informasi detail, mengenai perusahaan dan struktur perusahaan yang diusulkan dan menentukan dewan direksi baru, sesuai dengan peraturan Premier League," kata Premier League.
"Premier League telah bertemu pemilik dan direktur New England Sports Ventures (NESV) terkait proposal akuisisi Liverpool dan mendapatkan informasi detail, mengenai perusahaan dan struktur perusahaan yang diusulkan dan menentukan dewan direksi baru, sesuai dengan peraturan Premier League," kata Premier League.
Sidang Sengketa Liverpool Diundur
Ketua Liverpool, Martin Broughton, mengungkapkan, pengadilan tak bisa mengabulkan permintaan mereka menggelar sidang sengketa jual beli Liverpool pada Jumat (8/10/2010). Menurutnya, sidang diundur sampai awal pekan depan.
Sengketa berawal dari konflik direksi yang beranggotakan Broughton, Direktur Eksekutif Christian Purslow, Direktur Bisnis Ian Ayre, serta pemilik Tom Hicks dan George Gillet, berkaitan dengan penjualan klub itu kepada New England Sports Ventures (NESV).
Sengketa berawal dari konflik direksi yang beranggotakan Broughton, Direktur Eksekutif Christian Purslow, Direktur Bisnis Ian Ayre, serta pemilik Tom Hicks dan George Gillet, berkaitan dengan penjualan klub itu kepada New England Sports Ventures (NESV).
Langganan:
Postingan (Atom)


