John W Henry selaku pemilik baru Liverpool tahu benar tantangan besar sudah menantinya di Anfield. Meski pernah sukses mengatasi kendala serupa di Boston Red Sox, ia tak mau umbar janji.
Henry, melalui perusahaannya New England Sports Ventures (NESV), baru saja resmi menjadi pemilik baru Liverpool dengan nilai pembelian total 300 juta poundsterling.
Hicks-Gillet Menyerah
Mantan pemilik Liverpool, Tom Hicks dan George Gillet, akhirnya menyerah dan menuruti keputusan pengadilan tinggi Inggris. Dia tak jadi menuntut ganti rugi 1,6 milar dolar AS (sekitar Rp 14,2 triliun) atas penjualan Liverpool kepada New Englands Sport Ventures (NESV).
Pengadilan tinggi Inggris memutuskan bahwa Liverpool dijual kepada NESV sebesar 300 juta pounds (sekitar Rp 4,2 triliun) untuk membayar utangnya. Hicks dan Gillet menentang penjualan itu, karena dianggap terlalu murah. Mereka sempat akan membawa masalah ini ke pengadilan di Texas dan menuntut ganti rugi sebesar 1,6 miliar dolar AS.
Pengadilan tinggi Inggris memutuskan bahwa Liverpool dijual kepada NESV sebesar 300 juta pounds (sekitar Rp 4,2 triliun) untuk membayar utangnya. Hicks dan Gillet menentang penjualan itu, karena dianggap terlalu murah. Mereka sempat akan membawa masalah ini ke pengadilan di Texas dan menuntut ganti rugi sebesar 1,6 miliar dolar AS.
Kronologi Akuisisi Liverpool
Desember 2006
Liverpool mengungkapkan tengah melakukan negosiasi dengan Dubai Internasional Capital (DIC).
Januari 2007
Liverpool mengungkapkan dua pengusaha asal Amerika Serikat (AS), George Gillet, melakukan pendekatan untuk mengambilalih Liverpool. Dewan Direksi Liverpool mendiskusikan penawaran Gillet, setelah memutuskan tidak menerima penawaran DIC. DIC menarik tawarannya.
Liverpool mengungkapkan tengah melakukan negosiasi dengan Dubai Internasional Capital (DIC).
Januari 2007
Liverpool mengungkapkan dua pengusaha asal Amerika Serikat (AS), George Gillet, melakukan pendekatan untuk mengambilalih Liverpool. Dewan Direksi Liverpool mendiskusikan penawaran Gillet, setelah memutuskan tidak menerima penawaran DIC. DIC menarik tawarannya.
Langganan:
Postingan (Atom)


