Harian Inggris, The Sun , secara eksklusif berhasil menyingkap identitas ketujuh anggota FIFA yang mengkhianati Inggris saat proses voting bidding tuan rumah Piala Dunia 2018, Kamis (3/12).
Ketujuh anggota FIFA itu, antara lain wakil presiden FIFA, Jack Warner, Chuck Blazer (Amerika Serikat), Rafael Salguero (Guatemala), Chung Mong-Joon (Korea), Marios Lefkaritis (Siprus), Senes Erzik (Siprus) dan Jacques Anouma (Pantai Gading).
Sebelumnya ketua tim bidding Inggris, Andy Anson, telah membeberkan ada beberapa anggota voting FIFA yang telah berbohong kepada Inggris. Mereka berjanji akan memberikan suaranya kepada Inggris.
Tapi yang terjadi Inggris tersisih di pada voting pertama karena hanya mendapat dua suara. Dan yang lebih menyakitkan lagi, dua suara yang didapat Inggris sama sekali tidak ada nama salah satu dari tujuh anggota voting FIFA itu.
Padahal beberapa jam sebelum proses voting berlangsung, Warner merangkul pundak Pangeran William dan berkata,”Kamu bisa mengandalkan saya.” Tapi, The Sun berhasil menemukan fakta bahwa sebelum bertemu tim bidding Inggris. Ketujuh anggota voting FIFA itu lebih dulu bertemu dengan tim bidding Rusia di sebuah hotel di Zurich.
Sumber http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarnegara/Piala-Dunia/News/Inilah-7-Anggota-FIFA-yang-Mengkhianati-Inggris
Liverpool Latih Anak-Anak Dari NU & Muhammadiyah
Liverpool FC mulai akhir pekan ini mendekati anak-anak sekolah dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Selama sembilan hari, akademi salah satu klub sepakbola terkemuka asal Inggris itu akan melatih mereka di bawah pengawasan mantan striker legendaris klub tersebut, Ian Rush.
Demikian diungkapkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Martin Hatfull. "Kami sangat senang bahwa tim Liverpool Football Club Academy telah setuju untuk bekerja sama dengan organisasi mitra terbaik kami, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama," kata Hatfull dalam pernyataan kepada VIVAnews.com.
Menurut Kedutaan Besar Inggris, Sekolah sepak bola Liverpool Football Academy mengunjungi Jakarta selama 4 – 12 Desember 2010. Ini bagian dari kunjungan resmi Ian Rush sebagai duta besar Liverpool Football Club untuk bidang Pembangunan Sekolah Internasional dan meresmikan sekolah percobaan di Jakarta.
Menurut Hatfull, sepakbola bukan hanya sebuah olah raga yang populer di Inggris dan Indonesia, namun itu juga "olah raga dapat membantu para siswa untuk menjalin hubungan pertemanan antar sekolah dan juga membangun kepercayaan dan kerja tim dalam mencapai impian mereka," kata Hatfull.
Pelatihan ini akan melibatkan sekitar 350 anak berusia 8-14 tahun, termasuk siswa-siswa dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Mereka akan berkumpul bersama untuk mendapatkan pelatihan khas Liverpool yang akan dipimpin oleh Ketua Pelatih Adam Flynn dan didukung oleh Ian Rush.
Program itu diprakarsai Kamar Dagang Inggris (Britcham) dan Asian Soccer Academy. "Kami juga senang bahwa semua yang terkait dengan kunjungan ini akan dikerjakan dengan gaya ‘Liverpool’ termasuk fokus yang spesifik dalam berhubungan langsung dengan para fans setia Liverpool, Big Reds, melalui payung program ‘Giving Kids A Sporting Chance,’" ujar Direktur Eksekutif Britcham, Chris Wren.
Sumber http://bola.vivanews.com/news/read/192108-liverpool-cari-bakat-dari-nu---muhammadiyah
Demikian diungkapkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Martin Hatfull. "Kami sangat senang bahwa tim Liverpool Football Club Academy telah setuju untuk bekerja sama dengan organisasi mitra terbaik kami, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama," kata Hatfull dalam pernyataan kepada VIVAnews.com.
Menurut Kedutaan Besar Inggris, Sekolah sepak bola Liverpool Football Academy mengunjungi Jakarta selama 4 – 12 Desember 2010. Ini bagian dari kunjungan resmi Ian Rush sebagai duta besar Liverpool Football Club untuk bidang Pembangunan Sekolah Internasional dan meresmikan sekolah percobaan di Jakarta.
Menurut Hatfull, sepakbola bukan hanya sebuah olah raga yang populer di Inggris dan Indonesia, namun itu juga "olah raga dapat membantu para siswa untuk menjalin hubungan pertemanan antar sekolah dan juga membangun kepercayaan dan kerja tim dalam mencapai impian mereka," kata Hatfull.
Pelatihan ini akan melibatkan sekitar 350 anak berusia 8-14 tahun, termasuk siswa-siswa dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Mereka akan berkumpul bersama untuk mendapatkan pelatihan khas Liverpool yang akan dipimpin oleh Ketua Pelatih Adam Flynn dan didukung oleh Ian Rush.
Program itu diprakarsai Kamar Dagang Inggris (Britcham) dan Asian Soccer Academy. "Kami juga senang bahwa semua yang terkait dengan kunjungan ini akan dikerjakan dengan gaya ‘Liverpool’ termasuk fokus yang spesifik dalam berhubungan langsung dengan para fans setia Liverpool, Big Reds, melalui payung program ‘Giving Kids A Sporting Chance,’" ujar Direktur Eksekutif Britcham, Chris Wren.
Sumber http://bola.vivanews.com/news/read/192108-liverpool-cari-bakat-dari-nu---muhammadiyah
Preview : Indonesia vs Laos
Sukses membendung Thailand 2-2 di laga perdana membuat Laos yakin bisa mengulang kejutan mereka saat menghadapi tuan rumah Indonesia dalam laga Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu [4/12] malam WIB.
Pengalaman mengalahkan timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2009 lalu menjadi modal berharga bagi Laos. Apalagi tim yang diturunkan kali ini tidak jauh berbeda dibandingkan tim tahun lalu.
Pelatih Laos David Booth mengatakan, persiapan tim besutannya melawan Indonesia juga tidak jauh seperti saat menghadapi Thailand dua hari lalu. Booth sejak awal sudah mengingatkan pemainnya, tim yang berada di Grup A mempunyai kualitas setara.
“Saya tidak melakukan persiapan khusus untuk pertandingan ini. Saya sudah melihat pertandingan Indonesia, dan mereka seperti Thailand. Kami hanya berusaha memperlihatkan gaya bermain seperti di laga pertama,” kata Booth dalam keterangannya kepada wartawan.
Di lain pihak, pelatih timnas senior Alfred Riedl sudah mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan pertama. Menurutnya, Laos bisa menghadirkan ancaman bagi pertahanan Indonesia, karena mantan tim besutannya itu mengandalkan kecepatan.
“Laos bermain impresif ketika mengimbangi Thailand. Pertandingan besok tidak akan mudah. Laos sudah mengalami kemajuan dalam satu terakhir. Ada beberapa pemain di tim sekarang yang saya latih di tim U-23,” kata Riedl.
Sedangkan asisten pelatih Wolfgang Pikal menyebutkan, Riedl kemungkinan tidak melakukan perombakan besar dalam menentukan komposisi pemain. Pikal menyatakan, Riedl menurunkan pemain yang paling siap.
Prakiraan Susunan Pemain:
Indonesia (4-4-2): Markus Haris Maulana; Mohammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurahman, Hamka Hamzah; Oktovianus Maniani, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Muhamad Ridwan; Cristian Gonzales, Irfan Bachdim.
Laos (4-4-2): Sengphachan Bounthisanh; Saynakhonevieng Phommpanya, Kitsada, Ketsada Souksavanh, Khamla Pinkeo; Lamnao Singto, Keoviengphet Lithideth, Kaysone Soukhavong, Konekham Inthammavong; Soukaphone Vongchiengkham, Khampheng Sayavutthi.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/match/53499/indonesia-vs-laos/preview
Pengalaman mengalahkan timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2009 lalu menjadi modal berharga bagi Laos. Apalagi tim yang diturunkan kali ini tidak jauh berbeda dibandingkan tim tahun lalu.
Pelatih Laos David Booth mengatakan, persiapan tim besutannya melawan Indonesia juga tidak jauh seperti saat menghadapi Thailand dua hari lalu. Booth sejak awal sudah mengingatkan pemainnya, tim yang berada di Grup A mempunyai kualitas setara.
“Saya tidak melakukan persiapan khusus untuk pertandingan ini. Saya sudah melihat pertandingan Indonesia, dan mereka seperti Thailand. Kami hanya berusaha memperlihatkan gaya bermain seperti di laga pertama,” kata Booth dalam keterangannya kepada wartawan.
Di lain pihak, pelatih timnas senior Alfred Riedl sudah mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan pertama. Menurutnya, Laos bisa menghadirkan ancaman bagi pertahanan Indonesia, karena mantan tim besutannya itu mengandalkan kecepatan.
“Laos bermain impresif ketika mengimbangi Thailand. Pertandingan besok tidak akan mudah. Laos sudah mengalami kemajuan dalam satu terakhir. Ada beberapa pemain di tim sekarang yang saya latih di tim U-23,” kata Riedl.
Sedangkan asisten pelatih Wolfgang Pikal menyebutkan, Riedl kemungkinan tidak melakukan perombakan besar dalam menentukan komposisi pemain. Pikal menyatakan, Riedl menurunkan pemain yang paling siap.
Prakiraan Susunan Pemain:
Indonesia (4-4-2): Markus Haris Maulana; Mohammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurahman, Hamka Hamzah; Oktovianus Maniani, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Muhamad Ridwan; Cristian Gonzales, Irfan Bachdim.
Laos (4-4-2): Sengphachan Bounthisanh; Saynakhonevieng Phommpanya, Kitsada, Ketsada Souksavanh, Khamla Pinkeo; Lamnao Singto, Keoviengphet Lithideth, Kaysone Soukhavong, Konekham Inthammavong; Soukaphone Vongchiengkham, Khampheng Sayavutthi.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/match/53499/indonesia-vs-laos/preview
Langganan:
Postingan (Atom)


