Kritikan Fans Bikin Pemain Gugup

Manajer Liverpool Roy Hodgson memahami kegelisahan para suporternya saat ini. Namun menurutnya, kritik yang bertubi-tubi dari para Liverpudlian justru akan membuat para pemainnya semakin gugup.

Liverpool kembali menderita kekalahan saat menjamu Wolverhampton Wanderers, Rabu dini hari. Lanjuan Premier League yang digelar di Anfield ini, The Reds kalah tipis 0-1 dari tim tamu, Wolverhampton.

Kekalahan ini membuat fans Liverpool marah. Setelah pluit panjang Hodgson pun mendapat cemooh dari fans The Reds yang ada di stadion.

Hodgson mengaku tidak mendapat dukungan penuh sejak pertama kali tiba di Anfield. Meski demikian, mantan manajer Fulham itu mengaku bisa menerima kritikan yang dilontarkan para pendukung The Reds.

"Para fans merasa tidak senang dengan apa yang mereka lihat sepanjang tahun 2010 dan sejak saya datang kemari kami juga belum mendapatkan kemenangan yang cukup membuat mereka senang," kata Hodgson.

Menurut Hodgson, para suporter The Reds telah menaruh harapan besar kepadanya saat tiba di Anfield akhir musim lalu. Sayang, keinginan para Liverpudlian itu belum terwujud saat ini.

"Itu tidak terjadi (harapan fans Liverpool) dan sebagai manajer wajar bila Anda menjadi sasaran tembak. Namun tentu saja itu tidak membuat kerja lebih mudah karena para pemain akan semakin gugup," kata Hodgson.

"Saya sedang berusaha sebaik yang saya bisa dan pemain yang saya pilih merupakan 11 pemain terbaik, selain Daniel Agger yang masih cedera dalam jangka waktu yang cukup lama," lanjut Hodgson.

"Saya khawatir, tim manapun yang saya pilih tidak mengalami perubahan dan hal itu juga terjadi ketika saya melakukan tiga pergantian dan tetap tidak ada peningkatan terhadap performa tim," tandasnya.

Sumber http://bola.vivanews.com/news/read/196739-hodgson---kritikan-fans-bikin-pemain-gugup

Dalglish Segera Gantikan Hodgson

John Henry dan Tom Werner, pemilik New England Sports Ventures (NESV), berharap melantik Kenny Dalglish sebagai pengganti Roy Hodgson jika Liverpool dikalahkan Bolton akhir pekan ini.

Daily Mail melaporkan Dalglish dianggap paling layak menggantikan Hodgson. Ia mendapat dukungan fans, dan bisa diterima semua pemain.

Saat Liverpool masih dimiliki Tom Hicks dan George Gillett, Dalglish sempat dicalonkan menggantikan Rafa Benitez. Namun niat itu batal, dan Hodgson tiba.

Hodgson mengaku mendapat dukungan pemain, tapi tidak didukung fans. Ia juga masih yakin bisa mengangkat Liverpool, dengan meraih kemenangan di pertandingan pertama tahun baru.

The Mirror mengabarkan Henry dan Werner telah menghubungi Hodgson, dan memberikan waktu dua pekan kepada mantan pelatih Fulham itu untuk memperbaiki timnya.

Jika Hodgson pergi, dan Dalglish tiba, Henry dan Werner kemungkinan harus mengeluarkan banyak uang untuk memperlihatkan dukungannya kepada pelatih baru. Jika tidak, kedua investor itu akan kehilangan kepercayaan fans The Reds. 


Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/1108/sepakbola-inggris/2010/12/31/2284191/dalglish-gantikan-hodgson 

Titi Camara Jadi Menteri Olahraga Guinea

Mantan pemain Liverpool Aboubacar Sidiki Camara atau Titi Camara, Senin (28/12), ditunjuk menjadi Menteri Olahraga oleh Presiden Guinea Alpha Conde.

Camara terlibat aktif dalam kampanye Conde saat pemilihan presiden. Camara pun menyumbang 25 juta franc Guinea untuk kampanye Conde.

Mantan pemain kelahiran 17 November 1972 tersebut memiliki karier gemilang di sepak bola. Camara tercatat mencetak 30 gol bersama tim nasional.

Ia juga pernah membela Liverpool dan West Ham di Inggris, Saint Etienne dan Marseille di Prancis, dan Al –Ahly di Watar.

Camara menggantung sepatu pada Juni 2006 usai membela Amiens di Divisi II Liga Prancis. Ia ditunjuk menjadi presiden salah satu klub di divisi satu Guinea.

Pada Juni 2009, Camara diangkat menjadi pelatih tim nasional untuk menggantikan Robert Nouzaret. Akan tetapi, Camara dipecat empat bulan kemudian.

Penunjukan Camara sebagai menteri menuai kontroversi.

Sumber http://bola.tempointeraktif.com/hg/sepakbola/2010/12/30/brk,20101230-302625,id.html
YOU'LL NEVER WALK ALONE