Review : Indonesia 2-1 Thailand

Indonesia akhirnya berhasil menyapu bersih babak penyisihan Grup A, setelah di laga terakhir mereka menyingkirkan Thailand dengan skor 2-1.

Sesuai dengan yang diperkirakan sebelumnya, Alfred Riedl menurunkan beberapa pemain cadangan dalam laga ini. Eka Ramdani, M.Robby, Tony Sucipto berada di starting line up Indonesia. Namun, duet Irfan Bachdim dan Christian Gonzales tetap dipertahankan sebagai starter di lini depan.

Meski pertandingan ini tak begitu berpengaruh bagi langkah Garuda ke semi final, Indonesia tetap tampil semangat dan sangat ingin memetik kemenangan. Sebab, mereka ingin memperbaiki rekor tak pernah menang dari Thailand di ajang Piala AFF ini.

Indonesia lebih banyak ditekan di babak pertama, sebab peran Firman Utina dan Ahmad Busthomi yang kreatif dalam menciptakan peluang dan menguasai lini tengah tak bisa disamai oleh duet Eka Ramdani dan Tony Sucipto.

Thailand yang sangat membutuhkan kemenangan pelan tapi pasti mereka menekan tuan rumah. Bahkan, Indonesia bisa saja tertinggal di menit ke 26 melalui tandukan Rangsan Vivatchaichock yang berdiri bebas menyambut umpan crossing dari sisi kanan, beruntung tandukannya masih melebar di sisi kanan gawang Markus.

Meski terus menekan, namun Thailand tak mampu menjebol gawang Indonesia dan laga babak pertama harus diakhiri dengan skor imbang tanpa gol.

Kabar keunggulan sementara Malaysia 2-1 atas Laos di babak pertama dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring membuat tim Negeri Gajah Putih itu tampil menggila di menit-menit awal babak ke dua.

Baru 5 menit babak ke dua berjalan Thailand sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari bola muntah hasil dari Markus yang memotong umpan crossing, bola itu mengarah ke pemain Thailand yang tak terjaga. Pemain tim tamu pun langsung mengarahkan bola ke gawang Indonesia yang sudah ditinggal Markus,

Indonesia mendapat peluang emas melalui Christian Gonzales memanfaatkan umpan terobosan chip dari Eka Ramdani. Sayang eksekusi pemain naturalisasi itu masih melebar tipis di gawang Gajah Putih.

Di menit ke 54 giliran Markus yang menjadi pahlawan, saat ia menepis tendangan salto Kirait Keawsombut yang berdiri bebas.

Alur serangan Thailand tak henti-hentinya menekan Garuda di babak ke dua ini. Hal itu dikarenakan skuad Alfred Riedl menerapkan permainan bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Demi memecah kebuntuan, Riedl mencoba memasukkan striker senior Bambang Pamungkas untuk menggantikan Irfan Bachdim di menit ke 58

Thailand akhirnya mampu menjebol gawang Indonesia melalui kaki Kirait Keawsombut, akan tetapi gol di menit ke 62 itu dianulir wasit karena pemain itu sudah berdiri dalam posisi offside.

Suree Sutha akhirnya menjebol gawang Indonesia di menit ke 68, tendangan keras kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti tak mampu dibendung Markus Horison. Indonesia pun tertinggal 0-1.

Alfred Riedl langsung bereaksi dengan gol tersebut, ia pun memasukkan Arif Suyono semenit usai gol tersebut. Masuknya pemain Sriwijaya FC itu sedikit mengubah pola permainan serangan Indonesia dan mampu keluar dari tekanan pemain Thailand.

Indonesia mendapat hadiah penalti di menit ke 78 saat Christian Gonzales yang mencoba meraih bola muntah hasil tendangannya yang membentur gawang, dijatuhkan oleh pemain belakang Thailand. Bambang Pamungkas yang menjadi eksekutor berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ini adalah gol ke 33 Bambang bersama tim nasional Indonesia.

Riedl yang masih memburu kemenangan kemudian memasukkan Ahmad Busthomi usai gol tersebut dan serangan Garuda semakin hidup di menit-menit akhir babak ke dua ini.

Indonesia mendapatkan hadiah penalti ke dua saat pemain Thailand menyentuh bola hasil tendangan Arif Suyono. Bambang yang lagi-lagi mengeksekusi penalti tersebut berhasil menaklukkan Sinthaweechai untuk ke dua kalinya. Indonesia berbalik unggul 2-1 dan bertahan hingga babak ke dua usai. Kekalahan dari Indonesia ini membuat Thailand tersingkir dan gagal maju ke babak semi final, sebab di laga lain Malaysia berhasil menghancurkan Laos dengan skor telak 5-1.


Sumber http://www.bola.net/tim_nasional/review-indonesia-singkirkan-thailand-ba1efa.html

Liverpool Bersaing Datangkan llicic

Melihat rentetan hasil buruk dibeberapa partai terakhir, membuat Liverpool berencana mendatangkan amunisi baru untuk mempertajam permainan mereka. Target yang menjadi incaran mereka adalah gelandang muda Palermo Josip Ilicic.

Punggawa Timnas Slovenia tersebut menjadi incaran berbagai klub Eropa, termasuk Liverpool dan raksasa Jerman Bayern Munich. Bukan suatu hal yang aneh jika Liverpool mengincar pemain 22 tahun tersebut.

Ilicic sendiri sudah menyumbang enam gol untuk Palermo dari 13 laga yang dilakoninya. Seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (7/12/2010), Liverpool siap bersaing untuk mendapatkannya.

NESV, pemilik Liverpool, berencana untuk membawa talenta muda tersebut ke Anfield untuk mempersiapkan skuad yang ditukangi Roy Hodgson saat ini.

Kabarnya, Bayern bahkan siap menggelontorkan dana sebesar 23 juta euro demi mendapatkan pemain yang konon mempunyai gaya bermain serupa dengan Steven Gerrard, yang mempunyai kemampuan tendangan jarak jauh yang baik.

Sumber http://bola.okezone.com/read/2010/12/07/45/400932/liverpool-siap-datangkan-ilicic

Reina Catat Rekor 100 Kali Tak Kebobolan

Kiper Liverpool Jose Reina mencatat rekor 100 kali tidak kebobolan saat menghadapi Aston Villa di pertandingan Liga Primer Inggris, Selasa (7/12) dinihari WIB. Dalam laga di Anfield, Liverpool menang 3-0 melalui gol David Ngog, Ryan Babel dan Maxi Rodriguez.

Reina sendiri tampak puas karena bisa menembus rekor 100 pertandingan tak pernah kebobolan dalam karirnya bersama Liverpool. Menurutnya, pencapaian itu tidak terlepas dari peran rekan-rekannya.

"Terima kasih saya ucapkan kepada rekan-rekan. Semua ini bisa tercapai karena mereka," kata Reina.

"Kami adalam skuad yang besar. Tim ini tidak terdiri dari tiga pemain. Kami memiliki 24 pemain dan semua siap memberikan yang terbaik," lanjutnya.

Kiper asal Spanyol ini seolah menegaskan meski kehilangan tiga pemain andalan, Steven Gerrard, Jamie Carragher dan Fernando Torres, namun Liverpool tetap bisa bermain bagus. Mereka juga bisa meraih kemenangan yang mengantarkan Liverpool ke peringkat delapan. 



Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/1108/sepakbola-inggris/2010/12/07/2249116/reina-catat-rekor-100-kali-tak-kebobolan
YOU'LL NEVER WALK ALONE