Barton Lolos Dari Hukuman FA

Gelandang Newcastle United, Joey Barton, bisa bernapas lega. Dia berhasil lolos dari hukuman FA atas aksi provokatifnya terhadap striker Liverpool Fernando Torres awal pekan lalu.
Barton dan Torres memang sempat terlibat insiden kala kedua tim bertemu di St James Park, Selasa (7/12/2010) dini hari. Barton terlihat melakukan gesture vulgar kepada El Nino, yang mengeluhkan tekel kerasnya.

Saat itu, wasit Lee Mason tidak melakukan tindakan apapun terhadap Barton. Namun, Barton tetap dibayangi sanksi, setelah FA berjanji untuk mencermati insiden tersebut.

Beruntung bagi The Magpies, FA memutuskan tidak akan menjatuhkan sanksi apapun terhadap Barton. Atas aksinya itu, Barton hanya menerima peringatan dari badan sepakbola Inggris.

"Kami akan menulis surat untuk mengingatkan Barton tentang tanggung jawabnya," demikian penjelasan juru bicara FA kepada Yahoo Sports, Rabu (15/12/2010).

Barton memang dikenal sebagai salah satu pemain temperamental, di dalam maupun luar lapangan. Musim ini, mantan punggawa Manchester City juga sempat terlibat keributan dengan winger Blackburn Rovers Morten Gamst Pederson, saat The Rovers menaklukkan Newcastle 2-1 (10/11/2010).
Sumber http://bola.okezone.com/read/2010/12/15/45/403440/hina-torres-barton-lolos-sanksi

Fowler: Liverpool Butuh 4 Pemain Baru

Mantan pemain Liverpool, Robbie Fowler, menyarankan kepada pemilik baru "The Reds", John W Henry, untuk membeli setidaknya tiga hingga empat pemain pada bursa transfer pemain bulan Januari nanti. Ia juga menyarankan agar Henry mempertahankan Roy Hodgson sebagai pelatih.

Henry baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa "The Reds" yang gagal menang dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk kalah melawan Newcastle United akhir pekan lalu.

"Saya pikir ia (Henry, Red) harus tetap mempertahankan Hodgson. Liverpool sedang mengalami masa transisi. Hodgson adalah pelatih baru 'The Reds' musim ini. Ia masih memerlukan sedikit waktu agar dapat menyatu dengan tim," jelas Fowler.

Fowler menambahkan, "Saya pikir permasalahannya bukan di pelatih. Roy sudah melakukan tugasnya dengan baik. Jika mereka ingin masuk empat besar Premier League musim depan, mereka harus membeli setidaknya tiga hingga empat pemain baru."

Sumber http://bola.kompas.com/read/2010/12/15/05221681/Fowler:.Liverpool.Butuh.4.Pemain.Baru

Hodgson Minta Kesempatan dan Waktu

Nada sumbang mengenai pemecatan Roy Hodgson di tubuh Liverpool kembali menggema. Pemicunya, jelas kekalahan The Anfield Gank saat ditumbangkan Newcastle United pekan lalu. Sebagai pelatih kenyang pengalaman, nyali Hodgson untuk bertahan di tubuh Liverpool ternyata masih menyala.

Dengan tegas, ia tidak gentar dengan seputar isu yang menyebut sang pemilik, John W Hendry akan memecatnya seandainya hasil buruk masih menghiasi rapor Liverpool. Memang, jelang bentrokan di Europa League, Liverpool diharamkan menelan kekalahan kala menemui Utrecht. Kendati di bawah tekanan, mantan manajer Fulham itu optimis dirinya bisa meloloskan The Reds ke babak selanjutnya di kasta Europa League. “Saya tidak memiliki ketakutan, kekhawatiran,” kata Hodgson sebagaimana dikutip Daily Mail, Rabu (15/12/2010).

Sekali lagi, ia meminta kepada seluruh elemen klub Merseyside bersabar dan memberinya banyak waktu agar tetap tinggal di Liverpool. “Jika anda berada di posisi saya, peluang diusir Liverpool kian terbuka lebar. Namun saya berada di belakang golongan minoritas di mana tidak semua pendukung tidak ingin saya dipecat,” jelas Hodgson, tidak semua kalangan mendukung opini pemecatan dirinya dari kursi kepelatihan Liverpool, seperti langkah mengejutkan yang diambil Newcastle United dan Blackburn Rovers

“Persoalan ini menimpa Chris Hughton dan Sam Allardyce, bahkan pernah juga menimpa Martin O’Neill. Namun kondisi saya jauh berbeda, performa Liverpool kini sedang meningkat pesat. Lagipula, manajemen sadar tidak bisa mengubah semuanya dalam semalam," lanjut Hodgson

Seandainya kami berada di papan atas klasemen, ceritanya mungkin berbeda. Tapi kenyataanya, kami berada di peringkat sembilan. Saya ingatkan, anda tidak perlu menjadi orang jenius seperti Albert Einstein, ketika semua orang tidak suka atas apa yang anda kerjakan,” beber Hodgson agar kinerja diri dan timnya tetap diapresiasi, meski belum maksimal

Sumber http://bola.okezone.com/read/2010/12/15/45/403442/hodgson-minta-kesempatan-dan-waktu
YOU'LL NEVER WALK ALONE