Kiprah timnas Indonesia di AFF Suzuki Cup terus mendapat sorotan dari para pesepakbola dunia. Usai menang 1-0 atas Filipina, timnas mendapat ucapan selamat dari bomber Liverpool, Ryan Babel.
Meski tergolong turnamen yang tidak seelit kompetisi Eropa seperti Liga Champions atau Europa League, namun ajang AFF Suzuki Cup 2010 mendapat perhatian khusus dari Babel.
Melaui akun twitternya @RyanBabel, striker memberikan selamat kepada Indonesia yang sukses menaklukkan Filipina 1-0 pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010) malam.
“Selamat Indonesia, atas kemenangannya,” demikian kicauan Babel dalam akunnya sesaat setelah pertandingan berakhir.
Ini bukan pertama kalinya Babel memberikan komentarnya atas hasil pertandingan skuad Garuda. Sebelumnya, dia juga sempat memberikan selamat kepada bomber naturalisasi, Irfan Bachdim yang berkontribusi dalam meloloskan Indonesia ke semifinal. Seperti diketahui, Babel dan Irfan merupakan rekan setim saat keduanya menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam.
Sementara bagi Indonesia, kemenangan tipis ini menjadi modal penting Firman Utina dkk untuk bisa melaju ke babak final menghadapi pemenang antara Malaysia dan Vietnam. Di leg kedua, Minggu (19/12/2010) nanti, Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos.
Sumber http://bola.okezone.com/read/2010/12/16/51/404277/babel-selamat-indonesia
Babel Jadi Sales Mobil
Di sela-sela petualangannya bersama Liverpool, Ryan Babel juga melebarkan sayapnya di ajang bisnis jual beli mobil bekas.
Babel sudah menunjukkan aksinya sebagai sales dengan membantu temannya menjual mobil Bentley lewat akun Twitter-nya.
Lewat fasilitas lelang di Twitter, Babel pun menjajakan mobil bekas milik temannya itu.
"Lelang di Twitter hanya ide spontan saja. Seseorang bisa saja membelinya dengan penawaran yang bagus," kata Babel mengelak sebutan sebagai sales mobil bekas.
"Teman saya tak menginginkan mobil itu karena rumahnya jadi kebobolan maling karena melihat mobil Bentley di luar rumahnya, karena dikira ia adalah orang kaya."
"Ia akhirnya memberikan mobilnya ke saya, dan saya sendiri sudah memiliki mobil ini, jadi saya ingin melepas mobil yang satunya. Nantinya uangnya saya berikan kepada teman saya," dalih Babel.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/2398/gaya-hidup/2010/12/17/2265072/ryan-babel-jadi-sales-mobil
Babel sudah menunjukkan aksinya sebagai sales dengan membantu temannya menjual mobil Bentley lewat akun Twitter-nya.
Lewat fasilitas lelang di Twitter, Babel pun menjajakan mobil bekas milik temannya itu.
"Lelang di Twitter hanya ide spontan saja. Seseorang bisa saja membelinya dengan penawaran yang bagus," kata Babel mengelak sebutan sebagai sales mobil bekas.
"Teman saya tak menginginkan mobil itu karena rumahnya jadi kebobolan maling karena melihat mobil Bentley di luar rumahnya, karena dikira ia adalah orang kaya."
"Ia akhirnya memberikan mobilnya ke saya, dan saya sendiri sudah memiliki mobil ini, jadi saya ingin melepas mobil yang satunya. Nantinya uangnya saya berikan kepada teman saya," dalih Babel.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/2398/gaya-hidup/2010/12/17/2265072/ryan-babel-jadi-sales-mobil
Babel Tetap Loyal Demi Liverpool
Hampir empat tahun lamanya Ryan Babel berada di Liverpool dan nyaris sepanjang masa itu juga ia kerap duduk di bangku cadangan. Meski begitu, loyalitas Babel untuk Liverpool tidak berkurang.
Hal itu diungkapkannya menanggapi pertanyaan sejumlah pihak mengenai kelanjutan karirnya di Anfield.
"Banyaknya pertanyaan mengenai masa depan saya tidak mengganggu saya. Lagian bukan terserah saya untuk memutuskan kelanjutan saya di sini, tapi Liverpool yang memegang kendali," katanya dikutip The Sun, Jumat (17/12).
"Musim ini adalah musim keempat saya di sini, jadi terserah mereka melakukan apa yang dirasa perlu. Saya juga masih punya sisa kontrak satu musim lagi dan saya masih ingin bertahan."
"Frustrasi memang berada di sini sebagai pemain, tapi hal itu tidak mengubah loyalitas saya untuk klub," tegas Babel.
Ia juga merasa performa dan kontribusinya sejauh ini sudah lebih baik dari sebelumnya dan hal itu tak lepas dari peran Roy Hodgson, yang disebut Babel memiliki karakter yang berbeda dengan pelatih sebelumnya.
"Ia melakukan segalanya dengan seidkit berbeda dan mungkin apa yang ia lakukan pas dengan saya. Di bawah Rafa Benitez, asisten pelatih banyak mengambil tanggung jawab, tapi sekarang sudah berbeda. Dan hal itu membantu saya karena saya bermain lebih ke tengah. Posisi itu cocok untuk saya karena Anda bisa menggunakan energi secara maksimal membantu lini depan," paparnya.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/784/transfer-pemain/2010/12/17/2265000/babel-tetap-loyal-demi-liverpool
Hal itu diungkapkannya menanggapi pertanyaan sejumlah pihak mengenai kelanjutan karirnya di Anfield.
"Banyaknya pertanyaan mengenai masa depan saya tidak mengganggu saya. Lagian bukan terserah saya untuk memutuskan kelanjutan saya di sini, tapi Liverpool yang memegang kendali," katanya dikutip The Sun, Jumat (17/12).
"Musim ini adalah musim keempat saya di sini, jadi terserah mereka melakukan apa yang dirasa perlu. Saya juga masih punya sisa kontrak satu musim lagi dan saya masih ingin bertahan."
"Frustrasi memang berada di sini sebagai pemain, tapi hal itu tidak mengubah loyalitas saya untuk klub," tegas Babel.
Ia juga merasa performa dan kontribusinya sejauh ini sudah lebih baik dari sebelumnya dan hal itu tak lepas dari peran Roy Hodgson, yang disebut Babel memiliki karakter yang berbeda dengan pelatih sebelumnya.
"Ia melakukan segalanya dengan seidkit berbeda dan mungkin apa yang ia lakukan pas dengan saya. Di bawah Rafa Benitez, asisten pelatih banyak mengambil tanggung jawab, tapi sekarang sudah berbeda. Dan hal itu membantu saya karena saya bermain lebih ke tengah. Posisi itu cocok untuk saya karena Anda bisa menggunakan energi secara maksimal membantu lini depan," paparnya.
Sumber http://www.goal.com/id-ID/news/784/transfer-pemain/2010/12/17/2265000/babel-tetap-loyal-demi-liverpool
Langganan:
Postingan (Atom)


