Desember-Januari pada setiap musim sedianya menjadi periode dengan jadwal pertandingan yang padat. Untuk musim ini, tampaknya pekan padat itu akan mengalami pergeseran.
Seperti diberitakan Daily Mail, cuaca ekstrem yang terjadi di Eropa menjadi penyebabnya. Beberapa laga yang sedianya dilangsungkan, harus mengalami penundaan. Akibatnya, jadwal pertandingan pun harus digeser ke Februari dan Maret 2011.
Hal itu pun masih akan terus berlanjut. Beberapa laga yang dilangsungkan pada Boxing Day atau 26 Desember besok bisa jadi akan mengalami penundaan.
Salah satu laga yang kemungkinan besar akan ditunda adalah partai antara Blackpool vs Liverpool. Dengan ketiadaan undersoil heating di Bloomfield Road, laga tersebut dikhawatirkan akan tak terealisasi. Inspeksi terakhir akan dilakukan tiga jam sebelum kick-off.
Setidaknya, sudah ada 13 partai yang pasti ditunda pada laga Boxing Day. Untung saja, untuk laga Premier League, tak ada yang mengalami penundaan, kecuali kemungkinan Blackpool vs Liverpool tadi. Beberapa kompetisi lain di Inggris pun mengalami penundaan. Mulai dari Liga Primer Skotlandia, rugbi, balap mobil, dan pacuan kuda.
Sumber http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Inggris/Premier-League/News/Cuaca-Ekstrem-Ganggu-Boxing-Day
Torres dan Liverpool Kurang Beruntung
Menghadapi Blackpool, ada tantangan besar bagi Liverpool. Terutama striker Fernando Torres.
Dalam satu tahun terakhir, The Reds hanya bisa menang dua kali di kandang lawan. Begitu juga dengan Torres yang seolah kehilangan ketajaman kala bermain di luar Anfield.
Kendati demikian, Roy Hodgson membantah jika Torres dianggap telah kehilangan tajinya. Manajer Liverpool itu menilai ketidakberuntungan menjadi penyebab kegagalan tim dan pemainnya untuk mencatat rekor apik.
"Sepanjang musim, kami sangat kurang beruntung di depan gawang lawan. Kami banyak membuat peluang berbahaya. Namun, kami tak bisa mengonversinya menjadi gol. Itu saja," bela Hodgson.
"Kami beruntung punya salah satu pencetak gol terbaik di Eropa, Fernando Torres! Jika bisa ditempatkan di posisi yang tepa, Nando akan mencetak banyak gol," yakin sang manajer. Hodgson juga menjelaskan timnya dalam persiapan yang sempurna dalam persiapan menghadapi laga tandang Blackpool. Dia berharap para pemainnya bisa fokus menghadapi laga tandang tersebut.
Sumber http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Inggris/Premier-League/News/Torres-dan-Liverpool-Kurang-Beruntung
Dalam satu tahun terakhir, The Reds hanya bisa menang dua kali di kandang lawan. Begitu juga dengan Torres yang seolah kehilangan ketajaman kala bermain di luar Anfield.
Kendati demikian, Roy Hodgson membantah jika Torres dianggap telah kehilangan tajinya. Manajer Liverpool itu menilai ketidakberuntungan menjadi penyebab kegagalan tim dan pemainnya untuk mencatat rekor apik.
"Sepanjang musim, kami sangat kurang beruntung di depan gawang lawan. Kami banyak membuat peluang berbahaya. Namun, kami tak bisa mengonversinya menjadi gol. Itu saja," bela Hodgson.
"Kami beruntung punya salah satu pencetak gol terbaik di Eropa, Fernando Torres! Jika bisa ditempatkan di posisi yang tepa, Nando akan mencetak banyak gol," yakin sang manajer. Hodgson juga menjelaskan timnya dalam persiapan yang sempurna dalam persiapan menghadapi laga tandang Blackpool. Dia berharap para pemainnya bisa fokus menghadapi laga tandang tersebut.
Sumber http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Inggris/Premier-League/News/Torres-dan-Liverpool-Kurang-Beruntung
Preview : Malaysia - Indonesia
Aroma dendam akan terus terasa ketika Malaysia dan Indonesia bersua pastinya, pun juga halnya dengan Final leg pertama Piala AFF di Bukit Jalil Esok.
Persaingan antara negara kita dengan Malaysia seringkali lebih dari sekedar dendam biasa, begitu juga dengan latar belakang hubungan antar negara keduanya, maka tak heran prestise akan dipertaruhkan juga nantinya.
Banyak pengamat sepakbola menilai Indonesia adalah kekuatan sepak bola Asia Tenggara yang sedang tertidur, dan tahun inilah mereka disebut sedang dalam tahap terbaiknya, maka akan sangat nanggung ketika di Final tahun ini kita gagal juara.
Untungnya Indonesia yang kini diasuh Alfred Riedl begitu percaya diri mereka tak akan gagal lagi di Final kali keempat mereka ini di ajang Piala AFF, salah satu modalnya adalah hasil 5-1 ketika Malaysia dihancurkan di babak penyisihan Grup lalu.
Tidak perlu muluk-muluk hasil harus besar lagi seperti laga di GBK kemarin, sebab kini mereka tampil di kandang sendiri di stadion Bukit Jalil jika skor tipis asal menang saja sudah di dapat, saya yakin semua pendukung sudah akan puas.
Coach Alfred Riedl dalam konferensi pers yang ia lakoni mengaku sudah begitu tidak sabar untuk menantang sang empunya stadion, ia begitu percaya diri dalam menyambut leg pertama ini.
"Kami merasa 'confident' untuk laga final pertama di kandang Malaysia ini," kata Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai menjalani latihan tertutup di Stadion Bukit Jalil, Sabtu pagi ini.
Ia juga menegaskan tak mengkhawatirkan pendukung tuan rumah Malaysia yang akan memadati stadion.
"Kami di lapangan dan mereka di bangku penonton, tak ada masalah," kata pelatih asal Austria ini. Ia juga menilai akan ada dukungan untuk Merah Putih dari warga negara Indonesia di Malaysia.
Untuk jalannya strategi pertandingan sendiri, kata Riedl, tim tentunya dapat melakukan serangan dan mampu bertahan dari serangan Malaysia.
Disinggung mengenai kondisi pemain, Riedl yang didampingi asisten pelatih Wolfgang Pikal menilai semua pemain dalam kondisi siap tampil.
Pada partai penyisihan grup A, Indonesia berhasil menghancurkan Malaysia 5-1. Indonesia lolos ke final setelah menekuk Filipina dengan agregat 2-0.
Sementara pasukan Malaysia yang ditangani K Rajagopal berhasil bangkit dan lolos ke final. Di babak semifinal, Harimau Malaya mengalahkan juara bertahan Vietnam dengan agregat 2-0.
Sebelumnya, coach Malaysia, Rajagopal mempersiapkan timnya yang juga sudah tak sabar untuk menghadapi timnas Garuda. "Persiapan tak beda. Cuma kami akan memberi beberapa bagian yang harus diberi fokus lebih," katanya.Jika tidak ada halangan rencananya stasiun televisi swasta RCTI akan menayangkan siaran langsung laga antara Malaysia vs Indonesia ini pada pukul 19.00 WIB, Hari Minggu (26/12).
Sumber http://www.bola.net/tim_nasional/preview-mari-menuntaskannya-garuda-6fb1bc.html
Persaingan antara negara kita dengan Malaysia seringkali lebih dari sekedar dendam biasa, begitu juga dengan latar belakang hubungan antar negara keduanya, maka tak heran prestise akan dipertaruhkan juga nantinya.
Banyak pengamat sepakbola menilai Indonesia adalah kekuatan sepak bola Asia Tenggara yang sedang tertidur, dan tahun inilah mereka disebut sedang dalam tahap terbaiknya, maka akan sangat nanggung ketika di Final tahun ini kita gagal juara.
Untungnya Indonesia yang kini diasuh Alfred Riedl begitu percaya diri mereka tak akan gagal lagi di Final kali keempat mereka ini di ajang Piala AFF, salah satu modalnya adalah hasil 5-1 ketika Malaysia dihancurkan di babak penyisihan Grup lalu.
Tidak perlu muluk-muluk hasil harus besar lagi seperti laga di GBK kemarin, sebab kini mereka tampil di kandang sendiri di stadion Bukit Jalil jika skor tipis asal menang saja sudah di dapat, saya yakin semua pendukung sudah akan puas.
Coach Alfred Riedl dalam konferensi pers yang ia lakoni mengaku sudah begitu tidak sabar untuk menantang sang empunya stadion, ia begitu percaya diri dalam menyambut leg pertama ini.
"Kami merasa 'confident' untuk laga final pertama di kandang Malaysia ini," kata Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai menjalani latihan tertutup di Stadion Bukit Jalil, Sabtu pagi ini.
Ia juga menegaskan tak mengkhawatirkan pendukung tuan rumah Malaysia yang akan memadati stadion.
"Kami di lapangan dan mereka di bangku penonton, tak ada masalah," kata pelatih asal Austria ini. Ia juga menilai akan ada dukungan untuk Merah Putih dari warga negara Indonesia di Malaysia.
Untuk jalannya strategi pertandingan sendiri, kata Riedl, tim tentunya dapat melakukan serangan dan mampu bertahan dari serangan Malaysia.
Disinggung mengenai kondisi pemain, Riedl yang didampingi asisten pelatih Wolfgang Pikal menilai semua pemain dalam kondisi siap tampil.
Pada partai penyisihan grup A, Indonesia berhasil menghancurkan Malaysia 5-1. Indonesia lolos ke final setelah menekuk Filipina dengan agregat 2-0.
Sementara pasukan Malaysia yang ditangani K Rajagopal berhasil bangkit dan lolos ke final. Di babak semifinal, Harimau Malaya mengalahkan juara bertahan Vietnam dengan agregat 2-0.
Sebelumnya, coach Malaysia, Rajagopal mempersiapkan timnya yang juga sudah tak sabar untuk menghadapi timnas Garuda. "Persiapan tak beda. Cuma kami akan memberi beberapa bagian yang harus diberi fokus lebih," katanya.Jika tidak ada halangan rencananya stasiun televisi swasta RCTI akan menayangkan siaran langsung laga antara Malaysia vs Indonesia ini pada pukul 19.00 WIB, Hari Minggu (26/12).
Sumber http://www.bola.net/tim_nasional/preview-mari-menuntaskannya-garuda-6fb1bc.html
Langganan:
Postingan (Atom)
